Senin, 18 September 2017

Proposal Pengaruh Belajar Kelompok Terhadap Prestasi Belajar Siswa-siswi

Pengaruh Belajar Kelompok Terhadap Prestasi Belajar Siswa-Siswi Kelas 11 IPS 1 SMA Kristen Kanaan Jakarta

BAB I
PENDAHULUAN 

1.1 Latar Belakang 
"Belajar kelompok adalah sebuah model pembelajaran dimana peserta didik bekerja sama dalam sebuah kelompok untuk menyelesaikan tugas belajar serta membantu meningkatkan prestasi."
Hamalik dalam buku karangannya berjudul "Psikologi Belajar dan Mengajar" menjelaskan bahwa belajar kelompok adalah suatu cara belajar yang dilaksanakan dalam suatu proses kelompok. Setiap anggota saling berhubungan dan berpatisipasi, menyumbangkan ide untuk mencapai tujuan bersama.

Idealnya belajar kelompok berfungsi untuk mengembangkan cara berfikir kritis dan memecahkan masalah, mengembangkan kemampuan bersosialisasi dan meningkatkan rasa percaya diri, serta belajar menghargai orang lain.

Kenyataannya, masih ada peserta didik yang pasif dalam pembelajaran, kurang bisanya bersosialisasi serta lambat dalam memahami materi pembelajaran tersebut sehingga pembelajaran tidak berjalan maksimal.

Solusinya, jika siswa yang belum memahami materi atau suatu masalah dapat memperoleh penjelasan dari teman sekelompoknya yang sudah paham, sehingga proses belajar kelompokpun berjalan maksimal serta siswa yang sudah paham akan lebih mahir.

Dalam proposal ini, peneliti menggunakan metode Kualitatif dengan menyebarkan angket pada responden yang berisi pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab oleh responden untuk menyatakan pandangannya terhadap suatu persoalan. Peneliti memilih teknik angket karena peresponden diberi waktu untuk memjawab sehingga jawaban dapat dipikirkan terlebih dahulu sehingga jawabannya dapat lebih dipercaya daripada secara lisan.

Belajar kelompok penting untuk dibahas agar kita mengetahui pengaruh apa saja yang ditimbulkan dari model pembelajaran ini serta hal-hal postif serta negatif yang kita dapat dari belajar kelompok.

1.2 Rumusan Masalah
      1. Adakah pengaruh yang timbul dari belajar kelompok terhadap prestasi belajar?
      2. Apa saja hal positif dan negatif yang didapat dari belajar kelompok?

1.3 Tujuan Masalah
      1. Untuk mengetahui pengaruh yang timbul dari belajar kelompok terhadap prestasi belajar
      2. Untuk mengetahui hal positif dan negatif yang didapat dari belajar kelompok

1.4 Manfaat
      1. Agar memperoleh informasi tentang pengaruh dari belajar kelompok terhadap prestasi belajar siswa-siswi
      2. Agar mengetahui hal positif dan negatif dari belajar kelompok bagi prestasi belajar siswa-siswi


BAB II
KAJIAN PUSTAKA

2.1 Pengertian Belajar 

Menurut Wikepedia, Belajar adalah perubahan yang relatif permanen dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman sebagai hasil dari pengalaman atau latihan yang diperkuat. Belajar merupakan akibat adanya interaksi antara stimulus dan respon. 

Menurut Ernest R. Hilgard dalam (Sumardi Suryabrata, 1984:252), belajar merupakan proses perbuatan yang dilakukan dengan sengaja, yang kemudian menimbulkan perubahan, yang keadaannya berbeda dari perubahan yang ditimbulkan oleh lainnya.

Sedangkan menurut saya, belajar adalah suatu proses menuju perubahan yang permanen dan dilakukan dengan sengaja agar menimbulkan perubahan dari pengalaman atau latihan.

2.2 Pengertian Prestasi 

Menurut Wikepedia, Prestasi adalah hasil atas usaha yang dilakukan seseorang.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Prestasi adalah hasil yang telah dicapai, dilakukan dan sebagainya.

Menurut Siti Pratini, prestasi adalah hasil dari seseorang dalam kegiatan pembelajaran. (Siti Pratini,2005)

Sedangkan menurut saya, prestasi adalah hasil atas prestasi yang telah dicapai seseorang dalam suatu kegiatan.

2.3 Pengertian Siswa

Menurut Wikipedia, siswa atau disebut peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran pada jalur pendidikan baik informal, formal, maupun nonformal.

Menurut Arifin (2000), "murid" adalah manusia didik sebagai makhluk yang sedang berada dalam proses perkembangan atau pertumbuhan menurut fitrah (potensi diri) masing-masing yang memerlukan bimbingan dan pengarahan yang konsisten menuju kearah titik optimal yakni kemampuan fitrahnya. (Jakarta: Kompas,2001)

Sedangkan menurut saya, murid adalah peserta didik yang sedang dalam proses berkembang yang memerlukan bimbingan seperti di dalam pendidikan agar dapat mengembangkan potensi diri secara maksimal.

BAB III
METODE PENELITIAN
3.1 Metode Penelitian 
Dalam proposal ini peneliti menggunakan metode kualitatif. Metode kualitatif yaitu penelitian yang bersifat deskriptif dan menggunakan analisis. Peneliti mengguanakan metode ini agar peneliti bisa mengetahui informasi secara dalam dan dapat mendeskripsikan dan menganalisis data dengan jelas. 

3.2 Populasi dan Sampel 
   3.2.1 Populasi Penelitian
  Populasi adalah objek atau subjek yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya. Populasi yang digunakan adalah siswa-siswi SMA Kristen Kanaan kelas XI IIS 1 tahun ajaran 2017-2018.
   3.2.2 Sampel Penelitian
    Sampel adalah sebagian dari jumlah populasi yang akan diteliti. Sampel yang digunakan adalah kelas XI IIS 1 yaitu 8 orang.

3.3 Teknik Pengumpulan Data 
   3.3.1 Observasi
     Peneliti menggunakan teknik observasi yaitu mengamati secara langsung objek yang berhubungan dengan topik yang sedang diteliti. Bertujuan agar peneliti dapat mendapatkan informasi-informasi untuk melanjutnya suatu penelitian. Objek peneliti adalah suasana pembelajaran secara kelompok siswa-siswi kelas XI IIS 1. 
    3.3.2 Angket
    Angket adalah teknik pengumpulan data dengan cara mengajukan pertanyaan tertulis untuk dijawab secara tertulis juga oleh responden. Angket digunakan untuk memperoleh informasi dari responden tentang diri pribadi atau hal-hal yang ia ketahui. Peneliti menggunakan metode angket terbuka yang respoden diberi kebebasan untuk menjawab tanpa diberi batas oleh peneliti. Angket ini dibuat untuk melengkapi data-data peneliti.

3.4 Desain Penelitian
  • Pertanyaan-pertanyaan Angket 
1. Apakah anda tahu apa yang dimaksud dengan belajar kelompok?
2. Menurut anda, apakah belajar kelompok merupakan cara yang tepat bagi siswa-siswi saat ini untuk belajar?
3. Apa manfaat dari belajar kelompok? 
4. Menurutmu, apakah dengan siswa-siswi belajar kelompok dapat meningkatkan prestasi belajar mereka? Jelaskan jawabanmu.  

Tidak ada komentar: